apa yach namanya????

December 25th, 2006 by adnu

kemaren terakhir ngawas ujian blok, wuiii ga’ nyangka bisa tegas kayak bapak Polisi… kasian juga sech ngeliatin muka-muka orang yang ga’ bisa jawab ujian, ga’ bisa buka kerpe’an, ga bisa kerja sama, cuman bisa matung kayak tugu monas, huahahaha…

Disambung lagi setelah itu ujian remedial, nah kali ini Memed lumayan baik hati kayak malaikat (HAH? masa’ sech), kasian juga liat mereka ga’ bisa jawab, so ta’ biarin buka contekan, lagian cuma pelajaran Sejarah,,, yach ngerasa bersalah juga sech ngebiarin sesuatu yang ga’ terpuji terjadi,,,

yang Memed rasain pada diri siswa adalah kurangnya motivasi diri untuk belajar…

Kadang dalam diam, ada sedikit rasa sakit yang amat perih saat ingat kejadian saat ujian…

Apa yach namanya?

malas????

Kurang Motivasi????

atau apa???

bila dibiarkan terus, nasib negara ini akan menyedihkan nantinya…

Suntuk Nech

December 14th, 2006 by adnu

huuuaaahhhhhh…..
ngantuk berat… di ruang BP sendirian ga’ ada kerjaan, sudah 2 minggu ini aku kerja di ruang BP SMADA, kurang banyak kegiatan yang berarti, paling ngurusin anak2 yang bermasalah, sekarang malah bengong kayak kambing congek, karena mulai kamis kemaren siswanya pada lagi ujian Blok.
aku di sini cuma ingin ngebuktiin ke SBY bahwa program yang pernah ku kirim padanya layak untuk di coba, siapa tau program ini memang sebagai solusi yang tepat terhadap persoalan UAN/UNAS….
tapi ya….gitu deh, negara ini penuh diplomasi yang panjang….
nah sekarang yang jadi masalah baru ku, salah satu guru BP jadi penghalang program yang mulai ku jalankan di SMADA, kalau dibilang penghalang mungkin terlalu ekstreemmm kali ya, ya mungkin lebih tepat penghambat…..(lampu Stopan atawa trafic light kali ya????)
but….. Memet never give up, man….!!!! kecuali sudah ga’ ada jalan lagi n’ otak dan kaki ini malas untuk berjalan, barulah aku akan menyerah….

Negara ku

December 13th, 2006 by adnu

Indonesia adalah negara kaya yang berpenduduk miskin, karena korupsi yang merajalela dan kurangnya lapangan pekerjaan.

tapi berbicara mengenai korupsi….

kenapa negara ini tidak mau berkiblat kepada Cina yang dulunya best of The best-nya korupsi?

coba saja hukuman bagi seorang koruptur adalah hukuman gantung….

pasti oknum-oknum yang melaksanakan korupsi berpikir ribuan kali untuk melaksanakan bakat dan minatnya….

kita terlalu muluk dengan sebutan kata HAM, tapi lupa siapa sebenarnya yang terjajah hak asasinya, pada saat ada pembunuhan sadis…. kita langsung berang dan aparat hukum langsung sigap bertindak, contohnya kasus "BOM BALI", dengan cepatnya aparat hukum mengatahui pelaku dan dalam hitungan tahun pelaku sudah mendapat hukuman…. Tapi…………. kenapa ya, untuk kasus yang lebih kejam dari kasus bom bali, kita sulit bertindak dan keadilan sulit berjalan????????

coba kita renungkan,,,, mana yang lebih sadis antara membunuh secara langsung dengan membunuh secara pelan-pelan??????!!!!!!

bagi orang yang pikirannya waras dan berotak, tentu mengatakan bahwa lebih sadis yang membunuh secara perlahan-lahan,,, para koruptur telah membuat ribuan bahkan jutaan rakyat Indonesia tersiksa dalam kelaparan dan kemiskinan…. coba Anda berjalan di malam hari di kota Anda sendiri, begitu banyaknya gelandangan pengemis yang harus tidur beratapkan langit dan beralaskan troroar!!!!

Dan sampai saat ini, di usia saya yang ke 24, Koruptor masih bisa hidup dengan tenang, bahkan melahirkan lulusan Koruptor-koruptor lainnya yang masih berskala ikan teri….

Indonesia…. sampai kapan kau di jajah bangsa sendiri?????

dan sampai kapan kita jadi budak di negeri sendiri?????

Adnu

December 10th, 2006 by adnu

menurut penelitian sech,,, kalo laki-laki tuh butuh perempuan di sampingnya agar ia lebih hidup dan lebih bisa memaknai hidup…

bukannya saat ini aku menutup diri untuk perempuan, hanya saja aku tidak ingin sejarah terulang kembali, aku ingin mapan dulu sebelum membuka pintu hati ini untuk makhluk yang bergelar "perempuan", bukan aku membenci perempuan tapi aku tidak ingin terluka untuk yang ke sekian kalinya karena keadaanku sendiri,,,,

memang cinta tidak memandang harta, rupa, dan kedudukan. tapi bukan berarti harta tidak diperlukan……

hidup perlu harta MAN!!!! untuk menunjang segalanya….

dulu aku tidak mempermasalahkan hal ini, tapi aku justru terluka dan ditinggalkan karena hal ini…..(sedih donk??? yoi doi)